Digital Versatile Disc
Persepsi Dan Preferensi Pelaku Umkm Di Kecamatan Astanajapura Dalam Memilih Produk Pembiayaan Bank Syariah Untuk Skala Pengembangan Usaha
Persepsi dan preferensi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap pembiayaan bank syariah menjadi aspek penting dalam melihat kesesuaian produk dan layanan dengan kebutuhan dunia usaha. Pembiayaan syariah tidak hanya berfungsi sebagai sumber modal, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat secara ekonomi sekaligus sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan preferensi pelaku UMKM terhadap kesesuaian produk dan layanan bank syariah dengan kebutuhan dunia usaha di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelaku UMKM terhadap pembiayaan bank syariah cenderung positif. Produk pembiayaan, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR), dinilai telah sesuai dengan kebutuhan usaha karena memiliki angsuran yang relatif ringan, persyaratan yang mudah, serta sistem yang transparan dan sesuai prinsip syariah. Dari aspek preferensi, keputusan pelaku UMKM dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu religiusitas, rasionalitas, dan aksesibilitas. Faktor rasionalitas menjadi yang paling dominan karena berkaitan dengan manfaat ekonomi dan perkembangan usaha, diikuti oleh religiusitas sebagai dasar menghindari riba, serta aksesibilitas yang mencakup kemudahan proses dan pelayanan. Secara umum, pembiayaan bank syariah dinilai tidak hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi pengembangan usaha, meskipun masih diperlukan peningkatan pemahaman dan kemudahan akses bagi pelaku UMKM.
| 267203080 | K PS-26080 FAR p | Perpustakaan Pusat (Lantai 3) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain