Digital Versatile Disc
Analisis Walimah Nikah Dengan Hutang Di Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Perspektif Hukum Islam
Fenomena pelaksanaan walimah nikah dengan hutang di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menunjukkan adanya realitas sosial yang dipengaruhi oleh tekanan lingkungan, nilai sosial, serta keterbatasan ekonomi masyarakat. Walimah nikah tidak hanya dipahami sebagai bentuk syukur, tetapi juga sebagai sarana menjaga kehormatan dan pengakuan sosial, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan ketika dibiayai dengan hutang yang bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dalam hukum Islam. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik walimah nikah dengan hutang di masyarakat serta mengkaji pandangan hukum Islam terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian empiris. Data diperoleh dari sumber primer melalui wawancara mendalam dengan pelaku walimah, aparat kelurahan, dan penyuluh nikah KUA, serta sumber sekunder berupa dokumen dan literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan perspektif hukum Islam dan maqāṣid syarī‘ah. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik walimah nikah dengan hutang dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan simbolik, terutama tekanan lingkungan dan keinginan menjaga citra sosial. Dalam perspektif hukum Islam, praktik tersebut tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan mudarat dan tidak sejalan dengan tujuan syariat dalam menjaga kemaslahatan keluarga. Kata Kunci: Walimah Nikah;Hutang; Hukum Islam
| 267202072 | K HK-26072 GAL a | Perpustakaan Pusat (Lantai 3) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain