Digital Versatile Disc
Analisis Peran Wanita Karir Sebagai Pencari Nafkah Perspektif Maqashid Syari?Ah Al-Syatibi (Studi Di Kampung Baru Kecamatan Cakung Jakarta Timur)
Fenomena wanita karir sebagai pencari nafkah dalam keluarga semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan ekonomi rumah tangga dan perubahan sosial masyarakat. Dalam konteks Kampung Baru Kecamatan Cakung Jakarta Timur, banyak perempuan berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan keluarga karena keterbatasan penghasilan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep Maqashid Syari’ah al-Syatibi, mengetahui realitas peran wanita karir sebagai pencari nafkah di Kampung Baru Kec. Cakung Jakarta Timur, kemudian peran tersebut di analisis dengan Maqaṣhid al-Syari’ah al-Syaṭibi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif fiqhiyyah dan termasuk dalam jenis penelitian hukum empiris. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi Kitab al-Muwafaqat karya Imam al-Syaṭibi sebagai rujukan utama konsep Maqaṣhid al-Syari’ah, serta data lapangan yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan wanita karir, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Kampung Baru Kec. Cakung Jakarta Timur. Adapun sumber data sekunder berasal dari penelitian-penelitian terdahulu, buku, dan literatur lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Maqashid Syari’ah al-Syatibi untuk mewujudkan kemaslahatan manusia. Kemaslahatan tersebut tersusun pada tiga tingkatan yaitu, Dharuriyyat, Hajiyyat dan Tahsiniyyat. Kemudian, realitas peran wanita karir sebagai pencari nafkah di Kampung Baru Kec. Cakung Jakarta Timur dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga yang beragam, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, meringankan beban ekonomi keluarga hingga pengembangan diri. Dalam perspektif Maqaṣhid Syari’ah al-Syatibi, ketiga tingkatan tersebut hadir secara bersamaan, namun pemenuhan Dharūriyyāt menjadi yang paling dominan karena aktivitas kerja perempuan berfungsi menjaga keberlangsungan hidup dan stabilitas ekonomi keluarga, meskipun dalam praktiknya juga terdapat unsur Hajiyyat dan Tahsiniyyat. Kata kunci: Wanita Karir; Pencari Nafkah; Maqashid Syariah al-Syatibi
| 267202020 | K HK-26020 MUH a | Perpustakaan Pusat (Lantai 3) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain