Digital Versatile Disc
Analisis Efektivitas Fatwa Dsn-Mui No. 47/2005 Dalam Mitigasi Pembiayaan Kpr Di Bank Btn Syariah Cirebon
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana implementasi Fatwa DSN-MUI No. 47/2005 dalam upaya meminimalisir risiko pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BTN Syariah Cirebon. Fokus utama kajian ini mencakup prosedur penerapan fatwa dalam menangani pembiayaan bermasalah, tingkat efektivitasnya dalam menurunkan angka Non-Performing Financing (NPF), serta berbagai hambatan yang muncul selama proses operasional. Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pihak manajemen bank (seperti Financing Service, Customer Service, dan analis), serta dokumentasi terkait. Teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan praktik perbankan di lapangan dengan ketentuan normatif yang tertuang dalam fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BTN Syariah Cirebon telah mengintegrasikan Fatwa DSN-MUI No. 47/2005 sebagai panduan baku dalam mitigasi risiko, baik pada tahap pra-akad melalui analisis 5C yang ketat, maupun tahap pasca-akad melalui monitoring dan komunikasi persuasif. Penerapan fatwa ini dinilai cukup efektif karena memberikan kepastian hukum syariah dan transparansi bagi nasabah, sehingga potensi sengketa dapat ditekan. Namun, efektivitas pengalihan kewajiban (hawalah) sesuai fatwa tersebut masih menghadapi kendala, antara lain rendahnya literasi syariah nasabah serta sulitnya menemukan pihak ketiga yang memenuhi standar kelayakan finansial dan memiliki komitmen jangka panjang. Kata kunci: Fatwa DSN-MUI No. 47/2005, mitigasi pembiayaan, KPR syariah, Non-Performing Financing (NPF), Bank BTN Syariah Cirebon.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain